Staf Penampungan Sadar 'Anak Kucing Penyelamat' yang Galak Ini Ternyata Bukan Seperti yang Mereka Kira
Sepertinya semua bayi kucing terlihat sama, tapi ternyata kita tidak tahu yang sebenarnya
Rezky
Awal bulan ini di Bergheim, Jerman, seorang penolong yang baik hati menemukan seekor anak kucing yang sedang dalam kesulitan. Kucing kecil itu ditemukan sendirian di jalan pedesaan yang terpencil — tampak seperti korban penelantaran. Namun, ada hal lain pada kucing ini yang tidak tertangkap oleh mata penyelamatnya.
Setelah membawa pulang anak kucing tersebut, si penyelamat menyadari bahwa ia jauh lebih galak dan kurang ramah dibandingkan anak kucing rata-rata. Kucing itu juga menolak untuk makan. Untuk memastikan tidak ada yang salah dengannya, anak kucing itu dibawa ke Penampungan Hewan Bergheim untuk pemeriksaan.
Meskipun sangat menggemaskan, kepribadian anak kucing ini terbukti memang sangat galak
"Staf [di penampungan] segera menyadari bahwa ini bukan anak kucing domestik biasa," kata seorang juru bicara pusat satwa liar Retscheider Hof kepada The Dodo. "Karakteristik khusus dan perilakunya menunjukkan bahwa mereka sedang berhadapan dengan kucing hutan. Hal itu membuat staf penampungan hewan segera menghubungi kami."
Anak kucing tersebut sebenarnya adalah seekor kucing hutan Eropa (European wildcat) — spesies yang dilindungi dan merupakan hewan asli wilayah tersebut. Mengingat betapa miripnya penampilan kucing hutan ini dengan kucing domestik, sulit untuk menyalahkan si penolong atas kesalahan identitas tersebut.
Setelah kebenaran terungkap, anak kucing itu dipindahkan ke perawatan Retscheider Hof. Di sana, ia dibesarkan bersama anak kucing hutan lainnya hingga mereka berdua cukup umur untuk dilepaskan kembali ke alam liar.
"Kami saat ini sedang bekerja keras untuk memberikan dukungan dan perawatan yang dibutuhkan kedua hewan tersebut," ujar juru bicara pusat satwa liar. "Kami melakukan yang terbaik untuk membuat masa tinggal mereka senyaman mungkin. Setiap kemajuan yang mereka buat diikuti di sini dengan antusiasme dan harapan yang besar."
Beberapa hewan liar yang masih muda memang bisa dengan mudah disalahartikan sebagai hewan peliharaan, yang terkadang berujung pada tindakan "penyelamatan" yang sebenarnya tidak perlu. Jika terdapat ketidakpastian, staf Retscheider Hof mendorong para calon penolong untuk mengingat potensi kesalahan identitas, dengan mencatat:
"Kasus seperti ini mengingatkan kita betapa pentingnya untuk melihat lebih dekat dan bertindak dengan hati-hati."